Language:
Hutang di Sektor Air
Senin, 04 April 2011 12:09
Bank Dunia dan ADB di Sektor Air

Lembaga Keuangan Internasional (LKI) seperti Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia (ADB), telah memainkan peran yang signifikan dalam pembangunan sektor sumberdaya air di Indonesia semenjak awal pemerintahan orde baru (akhir 60-an). Pinjaman proyek pertama diberikan oleh Bank Dunia kepada pemerintah Indonesia adalah Irrigation and Rehabilitation Project, sebesar 5 juta US pada tahun 1968. Pada tahun 1974, Bank Dunia mulai masuk ke dalam proyek penyediaan air besih di Indonesia melalui Urban Development Projects and Five Cities Water Supply Projects.

Pada tahun 1987, ADB, Bank Dunia dan Pemerintah Indonesia melakukan dialog kebijakan yang menghasilkan Irrigation and  Operational Maintenance Policy (IOMP) yang memperkenalkan irrigation service fee, turnover, dan efficient operation and maintenance dalam pengelolaan irigasi di Indonesia. Berdasarkan kebijakan tersebut, kemudian muncul pinjaman baru (khususnya untuk sektor irigasi) seperti Irrigation Subsector Projects I dan II, serta Java Irrigation  and Water Resources Management Project (JIWMP). Sedangkan ADB memfokuskan diri untuk memberikan pinjaman yang dilaksanakan di luar pulau Jawa.

Pada tahun 1999, bersamaan dengan krisis ekonomi yang melanda Indonesia, Pemerintah Indonesia menandatangani pinjaman baru dari Bank Dunia sebesar 300 juta US, yang dikenal dengan Water Resources Sector Adjustment Loan (WATSAL). Pinjaman ini bertujuan untuk mereformasi sektor sumberdaya air di Indonesia yang dipandang sudah ketinggalan jaman, baik dari sisi kebijakan ataupun pengelolaan. Sehingga, melalui pinjaman ini lahirlah UU No.7 tahun 2004 tentang Sumberdaya Air yang menggantikan UU No.11 tahun 1974 tentang Pengairan.

Saat ini, baik Bank Dunia ataupun ADB masih terus memberikan pinjaman kepada pemerintah Indonesia baik untuk sektor irigasi, sumberdaya air, maupun air bersih dan sanitasi. Pinjaman-pinjaman tersebut antara lain, Participatory  Irrigation Sector Project, Community Water Services and Health, Integrated Citarum Water Resources Management Investment Program (ADB), Water and Sanitation for Low Income Community (WSLIC) I,II, dan III (World Bank).WSLIC III sering dikenal dengan nama PAMSIMAS.




« Back to archive Hutang di Sektor Air | | |
Hutang di Sektor Air Linked
List Comment
Comment
Name :
Email :
Website :
Title Comment :
Comment :
Code :
Letter code above the input fields bellow
 
Minggu, 20 Maret 2011 13:51
Kemelut Sumberdaya Air; Menggugat Privatisasi Air di Indonesia

Kitab  ini adalah semacam lonceng bangun pagi (wake up call) untuk  mengingatkan...


Minggu, 20 Maret 2011 12:56
Air Sebagai Layanan Publik

Air Sebagai Layanan Publik mencoba mendeskripsikan kembali sejarah penyediaan layanan air...



© 2011 copyright Kruha.org
Best viewed Mozilla, Opera, Google Chrome
All Rights Reserved. Powered by oneTechno