Language:
Air dan Komunitas
Kamis, 27 Oktober 2011 18:02
Pengelolaan Air di Kelurahan Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan

Kelurahan Pangkalan Lesung  secara administrasi termasuk ke dalam Kecamatan Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan dengan jumlah penduduk 4.733 orang  dengan jumlah keluarga 1.159 KK.  Mata pencaharian masyarakat kelurahan pangkalan lesung mayoritas  adalah petani kelapa sawit dan sebagian lagi buruh tani, wiraswasta dan PNS.  Jarak Kelurahan ke ibukota Kabupaten 80 km dengan jarak tempuh 1,5 jam perjalanan. Kelurahan Pangkalan Lesung memiliki wilayah 21.597,25 Ha yang terdiri dari 30 ha tanah sawah, 551,25 pemukiman dan lading, 300 Ha rawa, 20.681 perkebunan sawit dan 25 ha tanah perkantoran dan fasilitas umum.

Pada umumnya penduduk di kelurahan Pangkalan Lesung memperoleh air dari sumur galian dan sumur bor. Tetapi pada saat musim kemarau banyak sumur masyarakat mengalami kekeringan sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pada saat itu masyarakat memanfaatkan sungai dan air danau untuk mencukupi kebutuhannya. Menurut Pak Jasman “ sebelum keberadaan kebun sawit mereka tidak ada permasalahan dengan air, karena sumur-sumur mereka tidak pernah mengalami kekeringan, tetapi pada saat sekarang banyak sumur-sumur pada musim kemarau tidak bisa memenuhi kebutuhan ”sehari-hari”. Untuk memenuhi kebutuhan air, masyarakat dan perangkat kelurahan pada tahun 2006 melalui rapat pembangunan mengusulkan pembangunan pengelolaan air bersih dengan memanfaatkan air danau di lokasi kelurahan sebagai sumber air.

Pada tahun 2007 dibangun sarana pengelolaan air bersih dengan sumber air dari danau di sekitar kelurahan.  Sampai saat sekarang pembangunan telah selesai dilaksanakan, tetapi pelaksanaan pengelolaan air belum dilakukan. Menurut Pak Adnan (Lurah Pangkalan Lesung) belum ada penyerahan pengelolaan dari pelaksana pekerjaan ke Kelurahan”. Sedangkan menurut Pak Jusman pengeloaan belum bisa dilakukan karena bak penampungan masih ada yang bocor sehingga tidak bisa  dioperasikan. Secara teknis pengelolaan air bersih yaitu air dari danau yang berjarak 30 meter ditarik dengan mesin pompa ke tangki berbentuk kerucut, disaring dengan menggunakan tawas untuk membersihkan air, soda untuk membunuh kuman dan kaporit untuk memutihkan air. Setelah itu air dialirkan ke tangki drum untuk dilakukan penyaringan kedua dengan menggunakan pasir, selanjutnya air dialirkan ke bak untuk diendapkan sehingga air benar-benar bersih dan siap dialirkan ke rumah-rumah masyarakat.

Pipa tunggal berukuran 6 inci telah dipasang dengan kedalaman 50 cm dari permukaan tanah sepanjang  4 km dari lokasi pengelolaan air. Tanah lokasi tempat pembangunan dengan luas 50 x 25 m disediakan oleh masyarakat dan merupakan sumbangan dari Pak Jusman. Menurut pak Kadir mereka akan dikenakan biaya sebesar   Rp 1.500.000 untuk memasang pipa dan tangki penampung jika pengelolaan air telah berjalan.

Keberlanjutan Secara Teknis Pengelolaan Sumberdaya Air
Secara teknis pengelolaan sumberdaya air di desa Pangkalan Lesung belum berjalan, pada tahap ini baru percobaan menjalankan mesin pompa dan pengolahan air untuk melihat kebocoran-kebocoran yang teradi. Ada wacana yang dikemukakan oleh kepala desa Pangkalan Lesung bahwa pemerintah desa berkeinginan untuk mengelola sumberdaya air di desanya.

Keberlanjutan Lingkungan Sumberdaya Air
Jika tidak dilakukan pengelolaan kawasan waduk dengan baik maka dapat mengancam keberdaan air waduk tersebut. Sekarang ini belum ada pengelolaan kawasan waduk sehingga mengancam keberlanjutan lingkungan sumberdaya air. Perlu penyadaran masyarkat sehingga masyarakat mengerti bahwa perlunya ketersediaan air secara terus menerus. Masih banyak masarakat yang belum mengerti akan dampak perkebunan sawit terhadap sumberdaya air, sehingga keberadaan air waduk selalu terjaga kuantitas dan kualitasnya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengganti pohon sawit yang berada langsung dipinggiran waduk dengan tanaman yang dapat menahan air.




« Back to archive Air dan Komunitas | | |
Air dan Komunitas Linked
List Comment
Comment
Name :
Email :
Website :
Title Comment :
Comment :
Code :
Letter code above the input fields bellow
 
Minggu, 20 Maret 2011 13:51
Kemelut Sumberdaya Air; Menggugat Privatisasi Air di Indonesia

Kitab  ini adalah semacam lonceng bangun pagi (wake up call) untuk  mengingatkan...


Minggu, 20 Maret 2011 12:56
Air Sebagai Layanan Publik

Air Sebagai Layanan Publik mencoba mendeskripsikan kembali sejarah penyediaan layanan air...



© 2011 copyright Kruha.org
Best viewed Mozilla, Opera, Google Chrome
All Rights Reserved. Powered by oneTechno