Language:
Kampanye
Selasa, 13 Maret 2012 14:36
Hak Atas Air
Air Sebagai Hak Asasi Manusia

Apa itu Hak Atas Air ?
Pada tahun 2002, Komite Hak Ekonomi Sosial dan Budaya PBB merilis komentar umum tentang Hak Atas Air yang menyatakan bahwa hak atas air bersih memberikan hak bagi semua orang atas air bersih yang cukup, aman, dan terjangkau secara fisik serta finansial untuk penggunaan pribadi dan rumah tangga.

Komentar Umum tersebut, secara mendetil  menyediakan cetak biru  yang dapat digunakan secara internasional dan oleh negara  untuk  menerapkan prinsip-prinsip dasar tersebut dalam perundang-undangan dan kebijakan mereka. Negara dengan demikian diwajibkan untuk memanfaatkan sumber-sumber daya yang ada secara efektif, kongkrit dan bertarget dalam program-programnya untuk menjamin semua orang mendapatkan akses atas air bersih.

Komentar Umum Komite PBB ini, juga merupakan interpretasi otoritatif dari Kovenan Internasional  mengenai Hak-hak Ekonomi, Sosial dan Budaya (Ekosob), suatu perjanjian yang diratifikasi oleh 151 negara. Hak atas air  juga telah diakui dalam banyak standard internasional lainnya.

Komponen-komponen Utama
Komentar Umum menetapkan komponen-komponen utama  hak atas air bersih, dimana  setiap orang harus mempunyai akses atas air yang:
Mencukupi – Jumlah yang mencukupi harus tersedia sesuai dengan pedoman internasional. Ini biasanya berarti 50 – 100 liter dan atau  minimal 20 liter per orang per hari.
Aman – Air yang digunakan untuk keperluan pribadi dan rumahtangga harus aman
Terjangkau secara fisik – Air harus berada dalam jangkauan fisik yang aman, di dalam atau di dekat rumah, sekolah, atau fasilitas medis.
Terjangkau secara finansial – Air harus dapat dibeli tanpa mengurangi kemampuan orang tersebut untuk membeli barang-barang pokok lainnya. Artinya disini, kebutuhan minimal  air kadangkala harus disediakan secara cuma-cuma.
 
Kewajiban Pemerintah
Pemerintah yang telah meratifikasi kovenan PBB tentang Hak Ekonomi Sosial dan Budaya,  harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin bahwa semua orang mempunyai akses atas air secepatnya. Beberapa hal dapat dilaksanakan segera, namun ada beberapa  langkah lainnya membutuhkan  lama untuk dilaksanakan dalam rangka memenuhi hak atas air. Tetapi  yang pasti, pemerintah harus menunjukkan bahwa mereka telah melakukan segala hal yang dapat dilaksanakan dengan sumber daya  yang pemerintah miliki.

Komite PBB tersebut telah mengidentifikasi tiga kewajiban utama bagi pemerintah, yang harus :
Menghargai – dengan tidak melakukan campur tangan yang tidak adil terkait akses rakyat atas air; misalnya dengan melakukan pemutusan sambungan persediaan air mereka bahkan pada saat seseorang benar-benar tidak dapat membayar.
Melindungi – Melindungi/menjaga rakyat dari campur tangan pihak lain; misalnya, dengan menghentikan pencemaran atau kenaikan harga hingga tak terjangkau, yang dilakukan oleh  perusahaan-perusahaan.
Memenuhi – Melaksanakan seluruh langkah-langkah dengan sumber daya yang ada untuk mewujudkan hak atas air; misalnya, melalui perundang-undangan, kebijakan-kebijakan penetapan harga yang efektif, program-program perluasan akses atas air bersih dan pemantauan program-program

Bagaimana dengan Indonesia ?
Indonesia, termasuk salah satu negara yang telah meratifikasi Kovenan PBB tentang Hak Ekonomi Sosial dan Budaya, melalui UU No. 11 Tahun 2005 tentang Pengesahan Kovenan Internasional Tentang Hak-Hak Ekonomi Sosial dan Budaya.  

Dengan demikian Pemerintah Indonesia memiliki kewajiban untuk menghargai, melindungi dan memenuhi hak atas air   rakyatnya.  Selain itu Pemerintah Indonesia juga memiliki kwajiban untuk memberikan laporan kepada Komite Hak Asasi Manusia PBB  terkait pencapaian Hak-Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya di Indonesia.




« Back to archive Kampanye | | |
Kampanye Linked
List Comment
Comment
Name :
Email :
Website :
Title Comment :
Comment :
Code :
Letter code above the input fields bellow
 
Minggu, 20 Maret 2011 13:51
Kemelut Sumberdaya Air; Menggugat Privatisasi Air di Indonesia

Kitab  ini adalah semacam lonceng bangun pagi (wake up call) untuk  mengingatkan...


Minggu, 20 Maret 2011 12:56
Air Sebagai Layanan Publik

Air Sebagai Layanan Publik mencoba mendeskripsikan kembali sejarah penyediaan layanan air...



© 2011 copyright Kruha.org
Best viewed Mozilla, Opera, Google Chrome
All Rights Reserved. Powered by oneTechno