Language:
Berita
Sabtu, 07 Juli 2012 14:35
Bandung - Indonesia
Kisah 200 Warga Jalan 8 Kilometer Cari Air Bersih

TEMPO.CO, Kupang- Sekitar 202 keluarga di Desa Enoraen, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau yang melanda daerah itu. Mereka harus berjalan delapan kilometer (km) untuk mendapatkan air bersih.

Kepala Desa Enoraen Fransiskus Ton mengatakan krisis air bersih ini terjadi di dua dusun di desa itu yakni Dusun Bikoen sebanyak 134 keluarga dan Fatuaf 66 keluarga. "Warga mengambil air ke mata air di Dusun Oemoro menggunakan jerigen," katanya, Jumat, 6 Juli 2012.

Sumber air bersih milik warga di dua dusun itu, menurut dia, sudah mulai mengering, sehingga tidak bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan minum dan mencuci. "Sumur-sumur milik warga sudah mulai mengering," katanya.

Dia mengatakan, air bersih dari Dusun Oemoro sulit dialirkan ke dua dusun tersebut, karena lokasinya berada ketinggian sekitar 70 meter. "Air sulit dialirkan ke atas, sehingga warga harus berjalan kaki untuk mengambil air bersih itu," katanya.

Pemerintah, menurut dia, sudah berupaya untuk mengalirkan air ke dua dusun tersebut menggunakan pompa dan pipa dari dataran rendah ke dataran tinggi, namun gagal. Akibatnya, setiap memasuki kemarau, dua dusun itu selalu mengalami krisis air bersih. "Masyarakat mulai mengeluhkan kesulitan air bersih itu. Padahal, kami sudah usulkan untuk mengatasi masalah itu, namun belum terealisasi," katanya.

Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Kupang, Stef Baha mengatakan pemerintah telah membangun sedikitnya empat embung-embung di Kecamatan Amarasi Timur untuk mengatasi krisis air bersih di daerah itu. "Embung-embung sementara dalam proses penyelesaian. Dua tahun kedepan diharapkan daerah itu tidak alami krisis air bersih," katanya.

YOHANES SEO

-------------------

http://www.tempo.co/read/news/2012/07/07/058415356/Kisah-200-Warga-Jalan-8-Kilometer-Cari-Air-Bersih


« Back to archive Berita | | |
Berita Linked
List Comment
Comment
Name :
Email :
Website :
Title Comment :
Comment :
Code :
Letter code above the input fields bellow
 
Minggu, 20 Maret 2011 13:51
Kemelut Sumberdaya Air; Menggugat Privatisasi Air di Indonesia

Kitab  ini adalah semacam lonceng bangun pagi (wake up call) untuk  mengingatkan...


Minggu, 20 Maret 2011 12:56
Air Sebagai Layanan Publik

Air Sebagai Layanan Publik mencoba mendeskripsikan kembali sejarah penyediaan layanan air...



© 2011 copyright Kruha.org
Best viewed Mozilla, Opera, Google Chrome
All Rights Reserved. Powered by oneTechno